Muslim sejati

Tanya: Menurut Pak Duladi, dapatkah
seorang muslim SEJATI menjadi orang
yang baik?
Jawab: Tidak dapat.
Tanya: Kenapa bisa begitu?
Jawab: Karena menjadi muslim yang
SEJATI berarti dia harus
mengamalkan ajaran-ajaran kitab
sucinya secara sempurna tanpa
terkecuali.
Tanya: Kok begitu? Mengamalkan ajaran
kitab suci bukankah kewajiban dari
Tuhan? Bukankah seharusnya menjadi
semakin baik dan bukannya menjadi
semakin tidak baik?
Jawab: Seorang muslim SEJATI tidak
mungkin dapat menjadi seorang yang
baik, karena dia akan membenci kafir:
QS 8:55
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang
paling buruk di sisi Allah ialah orang-
orang yang kafir, karena mereka itu
tidak beriman.
QS 48:29
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan
orang-orang yang bersama dengan dia
adalah keras terhadap orang-orang
kafir, tetapi berkasih sayang sesama
mereka”
QS 98:1
Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan
orang-orang musyrik (mengatakan
bahwa mereka) tidak akan
meninggalkan (agamanya) sebelum
datang kepada mereka bukti yang
nyata,
QS 98:6
”Sesungguhnya orang-orang kafir yakni
ahli kitab dan orang-orang musyrik
(akan masuk) neraka Jahannam;
mereka kekal di dalamnya. Mereka itu
seburuk-buruk makhluk.”
Bagaimana bisa menjadi orang yang
baik, kalau menjadi muslim sejati,
berarti dia harus menjadi pembunuh?
QS 8:12
(Ingatlah), ketika Tuhanmu
mewahyukan kepada para malaikat:
“Sesungguhnya Aku bersama kamu,
maka teguhkan (pendirian) orang-orang
yang telah beriman.” Kelak akan Aku
jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati
orang-orang kafir, maka penggallah
kepala mereka dan pancunglah tiap-
tiap ujung jari mereka
QS 47:4
Apabila kamu bertemu dengan orang-
orang kafir maka pancunglah batang
leher mereka. Sehingga apabila kamu
telah mengalahkan mereka maka
tawanlah mereka dan sesudah itu kamu
boleh membebaskan mereka atau
menerima tebusan sampai perang
berakhir. Demikianlah apabila Allah
menghendaki niscaya Allah akan
membinasakan mereka tetapi Allah
hendak menguji sebahagian kamu
dengan sebahagian yang lain. Dan
orang-orang yang syahid pada jalan
Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan
amal mereka.
QS 9:123
Hai orang-orang yang beriman,
perangilah orang-orang kafir yang di
sekitar kamu itu, dan hendaklah
mereka menemui kekerasan
daripadamu, dan ketahuilah,
bahwasanya Allah bersama orang-orang
yang bertaqwa.
QS 4:89
Mereka ingin supaya kamu menjadi
kafir sebagaimana mereka telah
menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama
(dengan mereka). Maka janganlah kamu
jadikan di antara mereka penolong-
penolong(mu), hingga mereka berhijrah
pada jalan Allah. Maka jika mereka
berpaling, tawan dan bunuhlah mereka
di mana saja kamu menemuinya, dan
janganlah kamu ambil seorangpun di
antara mereka menjadi pelindung, dan
jangan (pula) menjadi penolong,
QS 9:5
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram
itu, maka bunuhlah orang-orang
musyrikin itu dimana saja kamu jumpai
mereka, dan tangkaplah mereka.
Kepunglah mereka dan intailah ditempat
pengintaian. Jika mereka bertaubat dan
mendirikan sholat dan menunaikan
zakat, maka berilah kebebasan kepada
mereka untuk berjalan. Sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi maha
Penyayang.
Sahih Bukhari, Volume 4, Buku 52,
Nomer 260
Diriwayatkan oleh Ikrima: “Jika
seseorang (Muslim) meninggalkan
agamanya, bunuh dia.”
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Kiamat
tidak akan terjadi sebelum kaum
muslimin memerangi orang-orang
Yahudi, lalu kaum muslimin dapat
mengalahkan (membunuh) mereka,
sampai-sampai seorang Yahudi
bersembunyi di balik batu dan pohon
lalu batu dan pohon itu berseru: Hai
orang muslim, hai hamba Allah, ini
seorang Yahudi di belakangku, kemari
dan bunuhlah dia! Kecuali pohon
gharqad (sejenis pohon cemara atau
pohon berduri), karena pohon itu adalah
pohon orang Yahudi
Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Dari Nabi saw. bersabda: Kamu sekalian
pasti akan memerangi orang-orang
Yahudi, lalu kamu akan membunuh
mereka, sehingga batu berkata: Hai
muslim, ini orang Yahudi, kemari dan
bunuhlah dia!
Bagaimana bisa menjadi orang yang
baik, kalau dia diajarkan untuk
memukul istrinya?
QS 4:34
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi
kaum wanita, oleh karena Allah telah
melebihkan sebahagian mereka (laki-
laki) atas sebahagian yang lain (wanita),
dan karena mereka (laki-laki) telah
menafkahkan sebagian dari harta
mereka. Sebab itu maka wanita yang
saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi
memelihara diri ketika suaminya tidak
ada, oleh karena Allah telah memelihara
(mereka). Wanita-wanita yang kamu
khawatirkan nusyuznya, maka
nasehatilah mereka dan pisahkanlah
mereka di tempat tidur mereka, dan
pukullah mereka. Kemudian jika
mereka mentaatimu, maka janganlah
kamu mencari-cari jalan untuk
menyusahkannya. Sesungguhnya Allah
Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Bahkan mengurung istrinya sampai
mati:
QS 4:15
Dan (terhadap) para wanita yang
mengerjakan perbuatan keji, hendaklah
ada empat orang saksi diantara kamu
(yang menyaksikannya). Kemudian
apabila mereka telah memberi
persaksian, maka kurunglah mereka
(wanita-wanita itu) dalam rumah
sampai mereka menemui ajalnya,
atau sampai Allah memberi jalan lain
kepadanya
Dapatkah menjadi orang yang baik, bila
dia diajarkan untuk tidak setia pada
istrinya?
QS 4:3
Dan jika kamu takut tidak akan dapat
berlaku adil terhadap (hak-hak)
perempuan yang yatim (bilamana kamu
mengawininya), maka kawinilah
wanita-wanita (lain) yang kamu
senangi : dua, tiga atau empat.
Kemudian jika kamu takut tidak akan
dapat berlaku adil, maka (kawinilah)
seorang saja, atau budak-budak yang
kamu miliki. Yang demikian itu adalah
lebih dekat kepada tidak berbuat
aniaya.
Dapatkah menjadi orang yang baik, bila
dia diajarkan untuk memperlakukan
istri sebagai barang konsumsi yang
bisa digonta-ganti bila bosan?
QS 4:20
Dan jika kamu ingin mengganti
isterimu dengan isteri yang lain,
sedang kamu telah memberikan kepada
seseorang di antara mereka harta yang
banyak, maka janganlah kamu
mengambil kembali dari padanya
barang sedikitpun. Apakah kamu akan
mengambilnya kembali dengan jalan
tuduhan yang dusta dan dengan
(menanggung) dosa yang nyata ?
Dapatkah menjadi orang yang baik, bila
dia diajarkan untuk bersikap paranoid
dan penuh curiga terhadap
sesamanya?
QS 3:118
Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu ambil menjadi teman
kepercayaanmu orang-orang yang di
luar kalanganmu (karena) mereka tidak
henti-hentinya (menimbulkan)
kemudharatan bagimu. Mereka
menyukai apa yang menyusahkan
kamu. Telah nyata kebencian dari mulut
mereka, dan apa yang disembunyikan
oleh hati mereka lebih besar lagi.
Sungguh telah Kami terangkan
kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu
memahaminya.
QS 2:120
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak
akan senang kepada kamu hingga
kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk
Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan
sesungguhnya jika kamu mengikuti
kemauan mereka setelah pengetahuan
datang kepadamu, maka Allah tidak lagi
menjadi pelindung dan penolong
bagimu.
QS 3:100
Hai orang-orang yang beriman, jika
kamu mengikuti sebahagian dari orang-
orang yang diberi Al Kitab, niscaya
mereka akan mengembalikan kamu
menjadi orang kafir sesudah kamu
beriman.
QS 3:149
Hai orang-orang yang beriman, jika
kamu mentaati orang-orang yang kafir
itu, niscaya mereka mengembalikan
kamu ke belakang (kepada kekafiran),
lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi.
QS 3:69
Segolongan dari Ahli Kitab ingin
menyesatkan kamu, padahal mereka
(sebenarnya) tidak menyesatkan
melainkan dirinya sendiri, dan mereka
tidak menyadarinya.
Tanya: Jadi apa kesimpulan Bapak?
Jawab: Islam semakin diamalkan, akan
semakin merusak penganutnya.
Semakin kaffah keislaman seorang
muslim, akan semakin buruk
kepribadiannya. Dia akan menjadi suka
poligami, pedofili meniru sunnah Rasul,
tidak setia pada istrinya, mudah marah,
membenci kafir, dan memiliki semangat
membunuh yang tinggi.
Intinya, bila kamu ingin menjadi orang
baik, maka tinggalkan Islam.
Bila kamu tetap ingin ber-Islam namun
menjadi orang baik, maka janganlah
menjadi MUSLIM SEJATI. Menjadi
muslim sejati berarti kamu merubah
dirimu menjadi JAHAT.
Islam pada dasarnya sebuah penyakit
yang mesti ditinggalkan, tidak bisa tidak.
http://mengenal-islam.forumphp3.com/
viewtopic.php?
f=2&t=287&sid=aaa015dcf44c683eee913d
Sesungguhnya Muslim Sejati adalah
Amrozi, Imam Samudera, Dr. Azhari,
Habib Rizieq dan para gembong teroris,
FPI, dan lain-lain. Mereka inilah yang
mendapatkan 72 Bidadari di Neraka
Jahanam. Jadi, tinggalkan Islam LEBIH
CEPAT LEBIH BAIK! Salam Pencerahan!
:

:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: